Indonesiaku / Listrik / PLN

Penyebab Listrik Kita Padam – PLN WS2JB

LISTRIKBanyak sekali protes tentang banyaknya pemadaman, untuk itu PLN mohon maaf, pemadaman seperti ini sama-sama tidak dikehendaki, baik dari pihak PLN maupun dari pihak pelanggan. Namun jika tidak dilakukan pemadaman, maka untuk dikemudian hari, peralatan-peralatan vital kami akan rusak total, sehingga menyebabkan gangguan sistem yang sangat parah.

Penyebab pemadaman-penyebab pemadaman yaitu :

1. Gangguan-gangguan
a. Gangguan Pembangkit.
Gangguan pembangkit bisa disebabkan oleh rusaknya peralatan pembangkit,  misalnya pompa, piston atau peralatan pendukung lainnya. Atau juga terbatasnya energi primer yang tersedia, misalnya berkurangnya pasokan air di musim kemarau, berkurangnya pasokan gas dari perusahaan gas, berkurangnya minyak solar karena jalan sulit dilalui, banjir atau gangguan transportasi, dan lain sebagainya. Semakin tua pembangkit, semakin besar mempunyai potensi gangguan. Semakin kecil kapasitas pembangkit, semakin besar resiko terkena gangguan yang diakibatkan oleh fluktuasi daya dari pembangkit skala besar.
  b. Gangguan transmisi.
Gangguan ini relatif jarang karena lokasinya memakai tower yang tinggi, namun tetap bisa terjadi, terutama gangguan yang disebabkan oleh petir, kawat yang putus atau disabotasi. Contoh sabotase adalah menggergaji tower sehingga tower menjadi roboh.
    c. Gangguan gardu induk (GI)
Banyak sekali penyebab gangguan di gardu induk, seperti trafo jebol karena overload atau karena tua, oli trafo yang bocor, tersambar petir, isolator tembus, percikan api atau korona, kelembaban tinggi, peralatan pendukung terbakar dan lain-lain.
d. Gangguan jaringan tegangan menengah (JTM)
Banyak sekali gangguan yang dialami oleh JTM misalnya tertimpa pohon, dahan kelapa sawit, karet, durian, duku atau pohon-pohon lainnya yang menyentuh kawat, JTM ditabrak mobil sehingga patah atau miring, jaringan miring oleh tanah yang gembur oleh hujan, sabotase untuk pencurian /perampokan di sebuah kampung, isolator ditembak dengan senapan angin, tiang besi yang berkarat, terkena sayap burung atau kelelawar, kerangka layang-layang yang menempel, kawat yang disentuh oleh truk triller, kabel tanah yang kena cangkul pekerja atau penduduk, tiang tv yang roboh dan kena jaringan, fuse (pengaman / sekering) tegangan menengah putus, dan lain sebagainya.
Semakin panjang jaringan maka semakin besar potensi gangguan, semakin dekat dengan gardu induk, maka semakin banyak pelanggan yang padam. Resiko gangguan akan semakin besar jika jaringan melewati hutan dan perkebunan.
e. Gangguan gardu distribusi
Banyak sekali gangguan yang dialami oleh gardu distribusi seperti trafo meledak karena overload dan overheat, fuse (pengaman / sekering) gardu putus, pentanahan yang dicuri orang, trafo yang dicuri dan diambil isinya, sambungan yang kendor karena terlalu panas terus menerus, kabel pembagi yang terbakar, dudukan fuse yang meleleh dan lain sebagainya.
f. Gangguan jaringan tegangan rendah (JTR)
Gangguan tegangan rendah yang sering ada seperti kendornya sambungan, terseret oleh mobil besar, truk atau bis, tiang ditabrak mobil, kabel meleleh karena terlalu panas, tertimpa pohon dan lain sebagainya.
g. Gangguan sambungan rumah (SR)
Gangguan sambungan rumah yang sering terjadi seperti sambungan yang kendor, tertimpa pohon dan terseret mobil.
h. Gangguan APP (alat pengukur dan pembatas)
Gangguan yang sering terjadi berupa kWhmeter rusak, MCB sudah lemah dan pentanahan yang tidak ada.

2. Pemeliharaan
Pada pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk (GI), jaringan tegangan menengah (JTM 12 kV atau 20 kV), gardu distribusi, jaringan tegangan rendah (JTR), sambungan rumah dan alat pengukur dan pembatas (APP) tentunya perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin. Sama seperti kendaraan yang kita pakai, perlu perawatan ganti oli, service setiap 10.000 km, dicuci body-nya atau bahkan turun mesin. Bahkan tubuh kitapun perlu istirahat agar bisa bekerja dengan baik.
Ada dua jenis pemeliharaan peralatan PLN yaitu pemeliharaan untuk upgrade dan pemeliharaan untuk penggantian, namun semuanya didalam konteks pemeliharaan preventif dan pemeliharaan korektif.

Berikut beberapa pemeliharaan yang dilakukan oleh PLN yaitu :
a. Pemeliharaan pada pembangkit
Pada pembangkit terdapat pemeliharaan rutin yang memerlukan pemadaman seperti top overhaul, semi overhaul dan major overhaul, dengan perincian sebagai berikut :

2.a.1. Top Overhaul, biasanya dilakukan setelah 6.000 jam operasi dengan pekerjaan pemeliharaan seperti pemeriksaan piston, pembersihan generator, pemeriksaan peralatan listrik, perawatan pendingin, perawatan peredam getaran, pembersihan turbo charger, dan hal-hal yang kecil lainnya.
2.a.2. Top Overhaul, biasayan dilakukan setelah 12.000 jam operasi dengan pekerjaan seperti pemeriksaan connecting rod dan penggantian komponen-komponen yang aus.
2.a.3. Mayor Overhaul, biasanya dilakukan setelah 18.000 jam operasi dengan pekerjaan pemeliharaan seperti pemeriksaan atau penggantian kepala silinder beserta komponen-komponennya, pemeriksaan atau penggantian ylinder block dan turbo charger, pemeriksaan peralatan bantu generator, pemeriksaan panel listrik dan pondasi serta pengetesan kemampuan mesin.

b. Pemeliharaan Jaringan Transmisi
Pemeliharaan transmisi meliputi pengamatan rutin termasuk memanjat tower dalam keadaan bertegangan, pengukuran dan pengujian peralatan dalam keadaan bertegangan ataupun tidak bertegangan seperti pengujian thermal peralatan, korona dan tegangan tembus pentanahan.

c. Pemeliharaan Gardu Induk
Pekerjaan pemeliharaan gardu induk meliputi penggantian oli trafo, pembersihan area trafo daya, pemeliharaan kubikel dan busbar, pengecekan atau penggantian CT (Current Transformer / Trafo Arus) dan PT (Potensial Transformer / Trafo Tegangan), pengecekan kabel tanah, pengecekan relay2 dan lain sebagainyd. Pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM)

Pekerjaan yang dilakukan utk pemeliharaan JTM adalah pembersihan jaringan, terutama pohon-pohon yang hampir mengenai jaringan. Kesulitannya adalah jika pemilik pohon berkeberatan pohonnya ditebang atau dahannya dipotong. Pekerjaan lainnya adalah penggantian jaringan dengan diameter yang lebih besar, penggantian tiang yang hampir roboh, penggantian fuse yang rusak, pembersihan dari layang-layang, penggantian tiang besi yang sudah keropos, penggantian atau pemasangan alat ukur di jaringan, penambahan jaringan baru, penggantian isolator, penggeseran tiang atas permintaan pelanggan atau pelebaran jalan dan lain sebagainya
Ada juga pekerjaan penggantian tegangan menengah, lengkapnya lihat dilink ini http://is.gd/kyiOkw

e. Pemeliharaan gardu distribusi
Pekerjaan pemeliharaan gardu distribusi adalah penggantian trafo dengan kapasitas yang lebih besar, penggantian dudukan fuse, penggantian kabel masuk dan keluar trafo, penggantian alat ukur dan pengaman trafo, penggantian minyak trafo, dan lain sebagainya.

f. Pemeliharaan jaringan tegangan rendah (JTR)
Pekerjaan yang dilakukan dalam pemeliharaan ini adalah pengencangan sambungan, uprating (penggantian jaringan dengan yang lebih besar kapasitasnya), pembersihan jaringan dari layang-layang, penggantian jaringan lama (kawat tembaga telanjang) dengan jaringan baru (kabel alumunium berbungkus), perbaikan tiang miring, penggantian tiang besi dengan tiang beton dan lain-lain

g. Pemeliharaan Sambungan Rumah (SR)
Pemeliharaan sambungan rumah dilakukan dengan melakukan penggantian kawat alumunium telanjang dengan kabel alumunium berbungkus, mengganti isolator yang pecah, mengencangkan konektor, dan lain sebagainya.

h. Pemeliharaan Alat Pengukur dan Pembatas (APP)
Pekerjaan yang dilakukan adalah mengganti kWhmeter yang tua, mengganti CT (Current transformer) atau PT (Potensial Transformer) pada pelanggan besar, mengganti MCB (miniature circuit breaker) yang lemah, mengganti panel OK (tempat meletakkan kWhmeter dan MCB), memperbaharui pengawatan di dalam panel OK dan mengganti terminal pengawatan.

Sumber:

PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi & Bengkulu (dengan sedikit penyesuaian)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s