Ponakanku Eksis Ponakanku Narsis

Halo Tante, Om, Mbak, Mas, namaku Muhammad Zaky Vareeza Al rasyid, tapi biasanya aku dipanggi Zaky. Umurku baru dua tahun, masih lucu-lucunya dimix sama sedikit manja nyebelin. Sebenernya aku dah masuk di Kelompok Bermain deket rumah, tapi karena aku g suka jauh-jauh dari Mama, makanya aku jarang masuk dan memilih di rumah aja sama Mama.

Itulah Zaky, keponakanku yang masih berusia dua tahun. Ga ada yang spesial sih dari anak ini. Seperti layaknya anak usia 2 tahun dia masih cengeng dan belum ngerti mana yang boleh dan yang tidak boleh. Aku biasanya bisa bermain alias momong dia pas weekend, karena kalo pas hari biasa, pagi aku berangkat dia belum bangun dan pas aku pulang dia udah tidur (klise banget yak).

Nah, pas Minggu kemaren nih, pas aku nemenin dia maenan mobil-mobilan di depan rumah, ada hal yang menggelitik diriku. Pas itu aku iseng-iseng motoin kelinci n ayam kate milik tetangga depan rumah yang berkeliaran bebas, nah tiba-tiba si Zaky bilang, “om aji (panggilan celat Zaky ke aku) mau poto aku?” seketika aku mengalihkan kamera HP ke dia dan WOW, dia langsung pose. Apa-apaan ini? sejak kapan dia jadi sadar kamera?. dan yang lebih menggelikan dan membuatku kaget, setelah aku foto dia nanya “udah om? coba liat fotonya (tentunya dengan logat celatnya), seketika aku perlihatkan hasil jepretan tadi ke dia, dan dia berkomentar “agi om (lagi om)”. Sambil tertawa aku pun kembali memotretnya.

Fenomena narsis ternyata tidak hanya dialami oleh remaja saja, bahkan anak usia 2 tahun pun sekarang sudah bisa narsis. Coba bandingkan dengan masa kecil kita dulu yang terkesan malu-malu ketika dipotret. Karena saking penasarannya, aku mencoba mengorek ke kakakku sama mbak pengasuhnya, apa aja yang dia lakukan selama di rumah. Sepanjang ceritanya, ponakanku jarang banget nonton tv, biasanya dia nonton dvd shaun the sheep atau pingu. Nah trus dari mana sikap narsisnya itu bisa terbentuk? Ternyata dari kebiasaan kakak-kakakku yang suka motret anak-anaknya dengan kamera hp, dan tak hanya sekedar motret, anak-anak itupun diarahkan gayanya sama kakak-kakakkku dan ponakan-ponakanku yang lebih besar. Hadeh

Seketika dalam hati aku bilang, gpp lah narsis dari awal, biar ntar pas remaja kalo mau narsis udah ngerasa bosen. hihihihihi …..

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s