Terlena di Executive Lounge, Jangan Sampai Kejadian Lagi Deh!!!

Pengalaman yang aku alami kemaren sore ini, mungkin bisa dijadikan pelajaran buat kita-kita yang suka menghabiskan waktu di lounge selama menunggu penerbangan di bandara. Ceritanya pas waktu itu aku dan Spv ku datang terlalu awal sebelum jam penerbangan. Karena itu kami putuskan untuk menunggu di salah satu executive lounge milik Bank Pemerintah di Terminal 2F Soekarno-Hatta. Lounge-nya nyaman, toiletnya bersih, tersedia Mushola yang representatif dan makanannya pun enak. Pokoknya nilainya lebih tinggi dibanding beberapa lounge yang ada di Terminal 1A & 1B.

Selama beberapa jam di lounge itu, berulang kali terdengar suara operator yang menginformasikan mengenai keberangkatan pesawat. Bahkan nama penumpang yang belum masuk ke pesawat pun juga diumumkan. Pengumuman juga dibacakan berulang-ulang. Karena seringnya informasi tersebut terdengar maka kami pun merasa aman dan percaya jikalau pesawat kami sudah waktunya boarding, maka operator akan mengumunkannya. Terlena? Iya kami terlena dengan kenyamanan salah satu executive lounge milik bank tersebut.

Beberapa saat kemudian aku melihat jam di tangan, dan waktu sudah menunjukkan jam 16.30 WIB. Dalam hati aku heran, kok belum ada panggilan, padahal jadwal terbang pesawat ke Semarang adalah jam 17.05. Tapi aku berfikiran, oh mungkin memang belum atau mungkin delay. Aku lanjutkanlah nyemil beberapa potong ayam kecap yang memang rasanya ajib banget. Beberapa saat kemudian aku kembali melihat jam tangan dan sudah jam 16.45 WIB, hmmm aku membatin, seharusnya sudah dipanggil nih. Aku pun bertanya kpd Spv ku, apakah sudah dipanggil apa belum, siapa tahu karena keasyikan bergumul dengan ayam kecap aku tidak dengar operator memanggil penunpang pesawat ke Semarang. Dan ternyata memang belum.

Akhirnya sekitar jam 16.50 WIB operator pun menginformasikan kepada penumpang ke Semarang untuk segera masuk ke pesawat. Segera aku dan Spv ku keluar dari lounge menuju ke Gate F3. Karena berfikiran baru mau masuk pesawat jadi kami pun berjalan normal, tidak terburu-buru. Begitu sampai di meja petugas di depan ruang tunggu, si petugas mengecek tiket kami lalu bertanya kepada temannya apa kami masih bisa masuk. Temannya itu lalu berbicara di telepon entah dengan siapa menanyakan apa kami masih bisa masuk pesawat atau tidak.

Merasa heran, Spv ku pun bilang bahwa pengumumannya baru saja diinformasikan. Akhirnya kami disuruh cepat dan berlari masuk ke pesawat. Begitu sampai garbarata petugas pengecekan pun langsung menyebut nama kami dan spontan kami bilang yah betul. Segera kami masuk dan alamak, ternyata semua penumpang sudah duduk manis di seat masing-masing, dan belum berangkat karena menunggu kami. Dengan wajah tertunduk dan pasang tampang innocent akupun berjalan di lorong menuju ke seat nomor 21E. Nafas sudah ngos-ngosan ditambah keringat yang mengucur membuat kabin pesawat ini terasa sangat panas. Begitu sudah duduk manis di seat kami, kami pun tertawa dan mengeluarkan sumpah serapah kepada lounge tadi karena telat mengumumkan informasinya.

Yah sepenuhnya hal ini memang bukan murni hanya kesalahan dari operator lounge yang terlambat menginformasikan keberangkatan pesawat. Namun beberapa persen kesalahan juga terletak pada kami sebagai penumpang yang sudah tahu jam boarding namun masih merasa nyaman dan menunggu dipanggil oleh operator. Nah, pengalaman seperti yang aku alami di atas, semoga bisa menjadi pelajaran buat kami khususnya agar tidak terlalu terlena di lounge dan mengandalkan informasi dari operator🙂

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s