Balada Tong Sampah

Fullcan of Trash_pngPerkenalkan, namaku Tong Sampah, kadang aku dipanggil Tempat Sampah atau Kantong Sampah.  Aku bukan seorang pelajar, artis juga bukan, apalagi pengusaha, pasti bukanlah. Lalu siapa aku? aku hanya sebuah tempat yang digunakan untuk menampung sampah manusia. Aku sering dilihat dan dilewati oleh kalian namun hanya sedikit yang melirik dan sadar akan keberadaanku. Aku ada di mana-mana, di rumah, di kantor, sekolah, bahkan pinggir jalan, dari Sabang sampai Merauke, dari Paris sampai Dakar, aku ada. Bahkan di kota terpencil di pedalaman Papua pun aku ada.

Setiap hari, setiap waktu, kalian berjalan melewatiku, namun sering kalian menjauhiku karena mungkin bauku yang bisa dibilang bukan salah satu bau-bauan favorit kalian, bahkan mungkin Paris Hilton dan Lady Gaga enggan membuat bauku menjadi salah satu aroma di parfum buatan mereka (masih kalah pamor sama sperma yang baunya dibuat sebagai salah satu parfum buatan Lady Gaga).  Hanya Kucing, dan Anjing yang sudi mendekat padaku, melongok ke dalamku untuk mencari-cari sisa makanan yang bisa mereka makan. Mau dibentuk seindah apapun, aku tidak akan menarik perhatian kalian, kecuali kalian punya rencana mau membuang sampah ke aku.

Layaknya kalian, aku juga punya waktu favorit, yaitu bulan Agustus. Kenapa? Karena di bulan itu banyak orang beramai-ramai menghiasku untuk dilombakan. Dan meski tujuannya hanya sekedar latah untuk memeriahkan bulan kemerdekaan, aku sudah merasa senang, karena rasanya seperti aku di- make over habis-habisan. Setiap harinya aku dipenuhi oleh sampah-sampah hasil pemberian kalian yang sadar akan lingkungan. Hal ini bukannya membuat aku merasa sedih, tapi malah membuat aku bangga karena ternyata masih ada manusia seperti kalian.

Aku memang bukan tempat yang bersih, sehingga jarang bahkan tidak pernah dipuji dan disukai orang, namun peranku dalam menjaga kebersihan dunia ini sangatlah besar dan penting. Kalian yang memiliki perhatian besar ke aku, pasti akan mencari aku ketika kalian mau membuang sampah atau kotoran (bukan kotoran hasil metabolisme ya). Namun kalian yang (pura-pura) tidak mengenalku tidak akan mencariku ketika kalian membuang sampah atau kotoran (sekali lagi bukan hasil metabolisme) karena bagi kalian yang tidak peduli ke aku, bumi adalah tempat sampah bagi kalian.

Yang sering aku heran, banyak orang-orang yang lebih suka membuang sampah tidak ke padaku, namun mereka membuang sampah di setiap tempat, baik itu di jalan, di bawah pohon bahkan parahnya lagi di sungai. Padahal kita semua tahu (atau pura-pura tidak tahu), kalau hal tersebut bisa menimbulkan bencana bagi kita sendiri. Miris juga, padahal ada aku dan teman-temanku sesama tempat sampah yang diciptakan khusus untuk menampung sampah tidak pernah dimanfaatkan secara baik. Dampaknya bisa ditebak, dari kota sekecil seperti Ambarawa sampai kota semegah Jakarta heboh dilanda banjir karena kalian tidak pernah mau memanfaatkan aku.

Biarpun kecil, bau, dekil (tapi ga ingusan) gini, aku besar manfaat lho, makanya mulai sekaranga ayo manfaatkan aku secara maksimal. Seperti slogan keren dalam bahasa inggris itu yg bunyinya Save Our World, kalian para manusia bisa ikut kampanye penyelamatan bumi dengan cara memanfaatkanku dg maksimal biar anak cucu kalian bisa hidup minim bencana di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s