Helm lho, Buat Keselamatan Kita, Bukan Untuk Menghindari Polisi

pengendara-sepeda-motor-yang-asyik-memainkan-hp-dan-tidak-menggunakan-helm-20121101180935-2233

Pemandangan seperti gambar di samping sering kali kita lihat di jalan raya. Tidak hanya di kota besar, di kota-kota kecil yang letaknya jauh dari kota pun masih sering kita lihat pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm saat mengendarai motornya di jalan raya.

Pernah suatu ketika aku melintasi  jalan pantura di daerah Lasem, Kab Rembang. Saat itu aku melihat di sebalah kiri mobil, melintas sebuah kendaraan yang ditumpang seorang bapak yang memboncengkan istri dan dua anaknya, namun salah satu anaknya duduk di depan bapak itu dengan berpegangan ke kemudi motor. Miris, mereka berempat tidak memakai helm penyelamat, padahal mereka melawati sebuah jalan nasional sekelas Pantura yang notabene banyak dilalui truk-truk besar dan bus besar yang suka memacu kecepatan dengan seenaknya. Saat itu juga aku bertanya dalam hati, apa bapak itu sadar telah membahayakan nyawa orang-orang tersayangnya, bagaimana kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di jalan itu.

Selama ini, di masyarakat pada umumnya, helm bukanlah berfungsi sebagai alat keselamatan berkendara. Sebagian besar dari masyarakat masih menganggap helm adalah alat untuk menghindari Polisi. Padahal fungsi dasar helm yang utama adalah untuk keamanan serta keselamatan dari pengendara itu sendiri. Polisi hanya membantu sebagai pengontrol masyarakat supaya sadar akan keselamatan berkendara dan untuk mencegah timbulnya korban akibat kecelakaan yang tidak memakai helm.

Masaah safety memang belum membudaya di masyarakat Indonesia. Contoh seperti kasus helm ini, yang merupakan salah satu perlengkapan untuk keamanan diri masih sering dipersepsikan sebagai alat untuk menghindari hukuman dari Polisi, bukan untuk perlindungan diri. Persepsi seperti ini lah yang sudah membudaya di sebagian besar masyarakat kita. Budaya-budaya yang menganggap kemanan dan keselematan diri sebagai hal nomor dua.

Lalu Siapa yang harusnya bertanggung jawab merubah budaya itu? Tidak hanya pihak berwajib seperti Polisi untuk mengubah budaya mengenai keamanan dan keselamatan diri, harusnya budaya seperti ini tumbuh dari kesadaran kita masing-masing akan keselamatan diri kita dan orang- orang tercinta di sekitar kita.

Lalu apa yang bisa kita lakukan? Ayo kita mulai menumbuhkan kesadaran akan keselamatan diri, berawal dari diri kita sendiri lalu kita tularkan ke keluarga dan teman-teman terdekat kita. Menekankan arti pentingnya keselamatan diri ke keluarga dan teman-teman kita merupakan sebuah tanda sayang kita terhadap orang-orang di sekitar kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s