Lathifa

Saat diklat Ahli K3 Umum angkatan 4 kemarin, ada satu Balita yang selalu menjadi perhatian peserta diklat. Dialah Lathifa, Balita imut yang belum genap 1,5 tahun ini memang satu-satunya orang yang bisa membuat peserta diklat  tersenyum ditengah kejenuhan belajar. Ya, Lathifa memang selalu membut kami tersenyum dengan tingkahnya yang lucu, berani nan polos.

Lathifa ini adalah putri dari Pak Awal, salah satu peserta diklat yang berasal dari Sektor Ombilin (kalau ga tau Ombilin dimana, coba googling deh). Dia diajak ke Cisarua karena kebetulan Ibunya juga ada acara di Jakarta. Alhasil selama 2 minggu, Lathifa dan adiknya yang masih berusia dua bulan menjadi pusat perhatian dari para peserta.

Cisarua-20121212-00713

Lathifa 1

Uniknya, Lathifa ini tergolong balita yang cerdas dan berani menurut kami, kenapa?. Cerdas, karena dia selalu bisa menirukan apa yang kami bicarakan, dan juga dia tahu kapan jam istirahat kami. Setiap kami keluar untuk istirahat, Lathifa selalu keluar dari kamarnya dan mencari Ayahnya. Bukannya bisa langsung menemukan Ayahnya, dia malah sering jadi ajang penculikan teman-teman karena bisa dipastikan pasti ada salah satu dari kami yang menggendongnya dan mengajaknya berjalan-jalan ketika melihat dia.  Tak jarang, Lathifa sering ikut kami belajar malam di kelas. Tingkah polahnya yang menggemaskan inilah yang membuat kami tidak merasa lelah meski harus tidur sampai larut untuk mengerjakan tugas.

Berani, karena dia tidak takut dengan siapa saja. Dia tidak pernah takut jika teman-teman Ayahnya menggendongnya, dan dia selalu menjawab ketika ditanya. Dia pun berani keluar dari kamar sendirian untuk mencari Ayahnya yang sedang beristirahat. Satu lagi, dia selalu suka difoto, dan dia akan meminta hp yang digunakan memfoto dia untuk melihat hasil fotonya. Tak jarang dia selalu bilang “agi agi” (baca: lagi) ke kami untuk difoto lagi (duh nak, kok jadi narsis detected gini yah)

Pernah suatu ketika, saat aku sedang mengetik laporan tiba-tiba dia masuk ke kamarku. Ternyata aku lupa menutup pintu kamar.  Dia pun memanggil “om om agi ap?” sambil mencoba melongok ke laptopku. Aku jawab saja, “lagi buat pe er”, dan dia pun menjawab, “iat iat” (baca: lihat) sambil berusaha menarik laptopku agar bisa dia lihat. Karena banyak data penting yang belum aku save, aku mencoba mengalihkan perhatiannya ke hal lain. Akhirnya aku ambil hp dan aku foto dia. Sekejap dia nampak tersenyum dan meminta hp ku untuk melihat fotonya. Ketika aku  kasih hp ku, dia melihat fotonya sambil ketawa-ketawa, sepertinya dia senang. Kejadian itu sejenak membuatku lupa dengan kesuntukan akibat membut laporan.

Cisarua-20121213-00719

Itulah Lathifa, Balita yang telah membawa keceriaan saat diklat. Di saat kami merasa sumpek dan jenuh dijejali berbagai macam materi, dia selalu hadir membawa kelucuan dan kepolosannya yang selalu membuat kami tertawa dan sejenak melupakan kejenuhan yang kami alami.

Makasih ya Lathifa, semoga suatu saat bisa berjumpa lagi🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s