Kenalan Yok Sama Keselamatan & Kesehatan Kerja – K3 Part 1

logo K3 baruKeselamatan dan Kesehatan Kerja (selanjutnya disingkat K3) merupakan salah satu aspek penting dalam perlindungan tenaga kerja. Namun selama ini di Indonesia, umumnya K3 belum mendapatkan perhatian yang memadai dari semua pihak. Tingkat kepedulian masyarakat  khususnya masyarakat industri terhadap K3 relatif masih rendah. Selain itu komitmen pimpinan perusahaan di bidang K3 juga masih relatif rendah. Padahal tuntutan global dalam hal perlindungan K3 semakin meningkat.

Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan K3? Kenapa K3 penting diterapkan di tempat kerja? oke, pada postingan kali ini, ayo kita berkenalan dengan K3.

Terdapat 3 pengertian K3, yaitu pengertian K3 secara filosofi, pengertian K3 secara keilmuan dan pengertian K3 secara praktis. Kita coba urai satu per satu :

Secara filosofi, K3 merupakan pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan tenaga kerja dan  manusia pada umumnya, baik jasmani maupun rohani,serta hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera. Sedangakan secara keilmuan, K3 merupakan suatu ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya mencegah kecelakaan, kebakaran, peledakan, pencemaran, penyakit, dll.

Pengertian secara praktis, K3 merupakan suatu upaya perlindungan agar tenaga kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat selama melakukan pekerjaan di tempat kerja serta bagi orang lain yang memasuki tempat kerja maupun sumber dan proses produksi dapat secara aman dan efisien dalam pemakaiannya.

Sesuai dengan namanya, K3 memiliki 2 aspek, yaitu

  1. Keselamatan kerja yang apabila tidak diperhatikan akan menyebabkan kecelakaan kerja, dan
  2. Kesehatan kerja yang apabila tidak diperhatikan akan menyebabkan penyakit akibat kerja.

K3 sangatlah penting diterapkan di tempat kerja. Kenapa? karena K3 bertujuan melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja, menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien serta menjamin proses produksi berjalan lancar. Apabila ketiga tujuan itu tercapai, maka akan menghasilkan outcome yang bagus seperti proses produksi lancar dan produktivitas serta kesejahteraan terutama tenaga kerja juga meningkat.

Apa jadinya kalaui K3 ini tidak diterapkan di tempat kerja? Apabila K3 tidak diterapkan, maka perusahaan harus siap menanggung konsekuensi-konsekuensi seperti cidera, kematian, penyakit akibat kerja pada tenaga kerja, kerugian/ kerusakan alat,   properti, aset perusahaan, serta merusak citra perusahaan itu sendiri.

Lalu, apakah K3 hanya penting diterapkan di tempat kerja saja? Dan kapan saja K3 diperlukan?. K3 sangat penting diterapkan dalam kehidupan kita juga terutama diperlukan setiap saat ketika kita melakukan sebuah pekerjaan, baik itu di tempat kerja (work safe), perjalanan (drive safe) maupun di rumah (home safe).

Nah, sudah ada gambaran kan mengenai apa itu K3? Kalau sudah, di postingan selanjutnya, kita akan akan sharing mengenai SMK3. Apa itu SMK3? apa Sekolah Menengah Kejuruan 3? Haha, yang pasti ini bukan nama sekolah, untuk lebih pastinya, tunggu postingan selanjutnya🙂

Sumber:

Riyanto, T. Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

_________ . Dasar-dasar K3

Rasjid, S. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

_________ . Kebijakan K3

6 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s